PROMIS, JANJI SMP PGII 2 MENCIPTAKAN GENERASI ISLAMI

PROMIS, JANJI SMP PGII 2 MENCIPTAKAN GENERASI ISLAMI

WhatsApp Image 2024-08-06 at 13.33.29

Apa yang terbayang dikepala anda seandainya mendengar kata PROMIS?. “Janji” mungkin itu yang terjemah kata yang anda dapat. Memang kata ini identik dengan kata promise dalam bahasa inggris yang berarti janji. Namun berbeda halnya bila anda tanyakan kata ini pada siswa SMP PGII 2. Ya, memang kami memiliki makna yang lain dari kata tersebut.

Promis adalah salah satu program syarat kelulusan bagi siswa SMP PGII 2. Sebagai bentuk kesiapan siswa lulusan SMP PGII 2 siap terjun ke masyarakat menjadi generasi Rabbani yang tangguh dan pinunjul di bidang keagamaan.

Bila di jenjang perguruan tinggi kita telah mengenal istilah PBM (Pekan Bakti Mahasiswa) maka di SMP PGII 2 kami memiliki kegiatan yang disebut PROMIS. Kegiatan promis yang dilaksanakan dengen menyebarkan kelompok-kelompok siswa dari berbagai kelas untuk lebih aktif di masjid-masjid terdekat dengan tinggal mereka.

Promis dilaksanakan oleh siswa kelas 9 di setiap akhir pembelajaran semester 2. Disaat sekolah lain meniadakan kegiatan bagi siswa kelas 9, SMP PGII 2 mewajibkan kegiatan positif selama 10 hari ini sembari mereka menunggu putusan kelulusan. Hingga tidak akan ada kata jemu dan bosan di rumah karena lamanya waktu tersebut, juga memperkecil ruang gerak mereka untuk melakukan hal-hal yang bersifat merugikan bila tanpa kegiatan yang pasti.

Kegiatan yang memasuki tahun kedua ini dilakukan sangat sederhana, sesuai dengan tujuan dan kepanjangan Promis itu sendiri yaitu PROGRAM ‘IMAAROTU AL-MASAAJID yang bermakna kegiatan memakmurkan masjid dimana para siswa mengabdikan diri untuk pemeliharaan masjid yang ada di sekitar mereka. Mereka akan berlaku sebagai marbot, ustadz/ustadzah, dan juga jamaah di masjid tersebut. Dibawah bimbingan serta pengawasan wali kelas dan guru-guru di bidang keagaamaan siswa dipantau kegiatannya juga oleh wakasek kesiswaan setelah sebelumnya meminta izin pada pengurus masjid dan menyesuaikan kegiatan masjid dengan tujuan kegiatan.

Kegiatan ini sangat diuntungkan dan disambut baik oleh para DKM. Mereka merasa senang melihat para siswa dengan rajin melaksanakan kegiatan. “ Masjid serasa ramai dengan adanya mereka membantu membersihkan dan memelihara masjid. Apalagi kegiatan Subuh yang sudah kekurangan para remaja dirasa lebih hidup karena mereka siap membantu,” Kata DKM Al Falah di daerah Awiligar yang disinggahi oleh salah satu kelompok siswa. “ Masjid jadi wangi, bahkan warga juga senang dikarenakan siswa yang mengikuti program ini telah memberi warna lain di masjid kami,” imbuhnya. Sedangkan DKM At Taufiq yang berada di Jalan Lebak Kiaracondong menyampaikan bahwa kegiatan ini hal yang sangat baik terutama bagi para siswa yang secara usia memang perlu diarahkan agar selalu ke arah yang positif karena pada dasarnya mereka adalah generasi yang senang mencoba, jangan sampai mereka mencoba ke hal yang negatif. Bahkan para DKM ini menyatakan untuk siap membantu program ini dan bahkan menunggu apabila masjid mereka “disinggahi” siswa kembali.

WhatsApp Image 2024-08-06 at 13.33.29 (1)

Orang tua yang ditemui penulispun menyambut baik kegiatan ini. Bahkan mereka menyatakan tantangan salah satu tersulit mereka adalah meminta anaknya untuk aktif di masjid. Dengan adanya program ini orang tua mendukung penuh dan berharap anak-anaknya istiqomah menjadi pemuda masjid. 

Sementara sebagai bentuk tanggung jawab, setiap kelompok wajib melaporkan kegiatannya. Kegiatan ini ada beberapa bentuk. Ada yang berupa laporan individu dan kelompok. Laporan ini disusun berdasarkan penjelasan dan gambaran kegiatan mereka lebih detail dalam melaksanakan kegiatan yang kemudian divalidasi oleh guru-guru bidang keagamaan. Bila mereka telah memenuhi kegiatan ini dengan baik maka sekolah akan menyatakan mereka lulus dalam mengikuti pembelajaran jenjang SMP. Adapun bagi siswa yang tidak memenuhi syarat maka mereka diharuskan memenuhi remedial tugas PROMIS secara individu di masjid lain yang lebih dekat lagi dengan tinggal mereka. Tahun ini ada 2 orang siswa yang terpaksa meremedial kegiatan ini dikarenakan sakit dan ada kegiatan lainnya.

Kegiatan positif memang harus diberi dukungan yang positif pula. Kegiatan ini meliputi beberapa pembelajaran bagi para siswa bahwa beberapa hal yang akan mereka hadapi tidak hanya hal yang dipelajari di sekolah tapi ada hal yang harus mereka pelajari ketika terjun langsung di masyarakat. Dan kegiatan Promis adalah kegiatan positif yang mewujudkan hal tersebut, seperti yang telah dipromisekan oleh SMP PGII 2 Bandung.

WhatsApp Image 2024-08-06 at 13.33.29 (2)

Penulis : Siti Hodijah, S.Pd
Editor : Triyana Malfiazi Gunadi, S.Kom

Scroll to Top