SUKSESNYA ZHATURA, PELEPASAN SISWA SMP PGII 2


DSC_0237

Pada setiap akhir tahun pelajaran hampir semua instansi Pendidikan akan menyelenggarakan acara pelepasan bagi peserta didiknya yang telah menyelesaikan akhir pembelajarannya. Demikian halnya dengan SMP PGII 2 yang sebagai salah satu instansi tersebut dengan tetap menjunjung nuansa islami dalam kegiatan ini.

Kegiatan pelepasan tahun ini merupakan kali kedua di selenggarakan secara luar jaringan. Setelah 2 tahun lamanya Ketika pandemi melanda acara di selenggarakan secara dalam jaringan yang dihadiri beberapa orang saja. Ada perbedaan penyelenggaraan pelepasan tahun ini. Jika tahun lalu diselenggarakan sangat sederhana bertempat di lapangan sekolah, namun kali ini acara pelepasan diselenggarakan secara mewah dan meriah di salah satu hotel bintang 4 di Kota Bandung yakni Hotel Grand Cokro yang berada di jalan Cihampelas.

Adapun tema yang diusung adalah  Zathura (Z are The Human New Era) menjadi manusia di era baru. Tema ini diambil berdasar keadaan dunia yang baru lepas namun belum bebas dari pandemi yang melanda. Diharapkan lulusan kali ini merupakan lulusan yang telah teruji dengan keadaan yang ada. Secara studi numerologi kata Zathura itu memiliki kepribadian  ekspansif, visioner, petualang, dan meenggunakan kebebasan secara konstrukrtif.

Tahun ini SMP PGII 2 melepas 108 lulusannya dengan tingkat kelulusan 100 %. Tak heran hampir seluruh siswa dan orang tua menghadiri pelepasan kali ini dengan penuh suka cita. Namun sayang pada penyelanggaraannya ada 2 siswa yang tidak dapat menghadiri acara dikerenakan suatu hal. Hal ini tidak mengurangi ke khusyuk.-an dan keceriaan lulusan. Selain orang tua dan siswa acara ini juga dihadiri oleh para pengurus YP PGII, Civitas SMP PGII, serta komite dari kelas 7 dan 8. Bila dihitung secara keseluruhan ada 280 orang yang hadir ditempat tersebut.

Rangkaian acarapun dilaksanakan dengan lancar dan tertib. Acara yang bagi dalam dua sesi yakni resmi dan hiburan tidak menemukan kendala pada pelaksanaan. Bahkan persembahan kolosal mendapat apresiasi dari hadirin dengan meriah. Bahkan ketika dilanjut pada prosesi penganugrahan siswa terbaik suasana hikmat mengganti suasana takjub .

Pemberian cinderamata yang dilakukan awal acara, 8 orang perwakilan siswa pada seluruh guru juga ada pemberian kenang-kenangan untuk sekolah dan untuk wali kelas yang diberikan pada mata acara seterusnya.

Ada yang lain dari acara kali ini yakni pembacaan pidato dari siswa yang biasanya disampaikan oleh ketua OSIS Angkatan, kini disampaikan oleh 4 orang siswa dengan bahasa yang berbeda yakni bahasa Indonesia, bahasa Sunda, bahasa arab, dan bahasa Inggris. Walau beberapa tamu mengatakan tidak paham dengan bahasa yang disampaikan, namun hal ini untuk memberi bukti pada orang tua bahwa keanekabahasaan yang dipelajari oleh siswa mampu mereka sampaikan di depan khalayak. Acarapun dipandu oleh 2 pasangan yang berbeda. Ketika acara resmi dipandu oleh guru, sedangkan acara hiburan dipandu oleh siswa.

Acara pelepasan yang diketuai oleh Dra. Nia Yuniawati ini, menganugrahkan Neyla Mehrunnissa Firdaus dan Muhammad Abyan Sudrajat Putra sebagai lulusan terbaik berdasarkan akumulatif ijazah tertinggi. Juga pemberian penghargaan Beasiswa dari YP PGII pada 4 orang siswa pemeroleh Juara Umum  1 dan 2 yang ditetapkan dari semester 2 sampai semester 5. Keempat siswa tersebut adalah

1.       Neyla Mehrunnissa Firdaus, memperoleh Rp 18.750.000,00, 

2.       Zayyan Nadhif Hafhtah, memperoleh Rp 9.375.000,00

3.       Muhammad Abyan Sudrajat Putra, memperoleh Rp 6.250.000,00

4.       Hana Marsela Salsabila, memperoleh Rp 3.125.000,00

Untuk prestasi terbaik tiap-tiap kelas diberikan pada

a.       Dari kelas 9A

Peringkat 1 Gwen Qaisara Ghassani Keyoshi Gunawan

Peringkat 2 Nayla Aisha Karli

Peringkat 3 Lydia Siti Nurfauziah

b.       Dari kelas 9B

Peringkat 1 Neyla Mehrunnissa Firdaus

Peringkat 2 Zayyan Nadhif Hafhtah

Peringkat 3 Juanita Vieri

c.       Dari kelas 9C

Peringkat 1 Agil Surya Pratama

Peringkat 2 Maaliq Febrianshah

Peringkat 3 Maesya Laeticia Arif

d.       Dari kelas 9D

Peringkat 1 Pinka Adela

Peringkat 2 Kayla Bilqis Hanifah

Peringkat 3 Aulia Nur Azizah

Yang menyentuh hati adalah tayangan video kenangan dari para siswa. Rangkaian kebersamaan tampak jelas terceritakan dalam video tersebut. Memang tak terasa kebersamaan selama 3 tahun itu. Keharuan terlukis jelas di wajah mereka dan wajah orang tua. Yang lebih mengharukan adalah Ketika orang tua menerima dan membaca surat cinta dari anaknya. Bahkan Arash yang dibacakan suratnya oleh sang bunda tidak bisa menahan air matanya.

Saat acara hiburan ditandai dengan penganugrahan siswa yang dipilih melalui media form oleh siswa lainnya. Beberapa kriterianya yang diusung siswa terrajin, siswa terpagi bahkan ada siswa tertidur pada saat belajar. Diiringi gelak tawa para siswa menerima anugrah yang diberikan oleh teman-temannya. Di nominasi terakhir adalah nominasi busana terbaik, berbeda dengan nominasi lain siswa yang masuk nominator di tantang untuk unjuk gigi dan selanjutnya di pilih langsung oleh peserta yang hadir. Selain penghargaan untuk siswa diberikan pula penghargaan untuk orang tua yang datang paling pagi.

Acara yang ditutup oleh flash mob guru dengan lagu Terhebat, yang mengiringi doa, dorongan penyemangat untuk para lulusan tahun ini . Karena mereka (para lulusan) adalah individu-individu yang terlahir dengan kehebatan masing-masing hingga siap menghadapi tantangan yang lebih besar di masa yang akan datang.

 

Penulis: Siti Hodijah, S.Pd

Scroll to Top